Shalat adalah tanda menuju kemenangan dan keberuntungan (al-falaah). Panggilan untuk shalat selalu diiringi dengan panggilan menuju kemenangan di setiap kali adzan dan iqamah dikumandangkan. Shalat adalah amal yang utama, sedangkan al-falah (kemenangan) adalah balasan (pahala) atas amal tersebut.
An-Nawawi Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,
“Al-falaah, tidak ada dalam bahasa Arab, suatu kata yang bermakna terkumpulnya kebaikan dunia dan akhirat, yang lebih baik, melebihi kata al-falaah tersebut.” (Syarh Shahih Muslim, 2: 27)
Panggilan ini akan senantiasa berulang kali didengarkan oleh kaum muslimin,
حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
“Hayya ‘alash shalaat, hayya ‘alal falaah (Marilah shalat, marilah menuju kemenangan)”
Kalimat tersebut mengisyaratkan bahwa siapa saja yang tidak merespon panggilan adzan, maka dia tidak akan mendapatkan kemenangan (keberuntungan) dan bukan orang-orang yang menang (al-muflihiin). Karena shalat adalah sifat dan ciri yang paling menonjol dari orang-orang yang mendapatkan kemenangan dan keberuntungan.
Semoga bermanfaat.
Sumber: https://muslim.or.id/58736-menuju-kemenangan-dan-keberuntungan-dengan-shalat.html
kutipan • November 18, 2020